RMK ANALISIS SWOT DAN ANALISIS INDUSTRI


KEWIRAUSAHAAN
ANALISIS SWOT DAN ANALISIS INDUSTRI

                                                                       

Oleh:
NI LUH JUNIA PURNAMI
NIM.1417051041
NO. 07





AKUNTANSI PROGRAM S1
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
SINGARAJA
2017



I.              PENGERTIAN ANALISIS SWOT
Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats).
Analisa SWOT meliputi 4 hal utama yang akan dinilai yakni sebagai berikut:
1.      Strengths atau kekuatan, yakni kekuatan apa yang dimiliki oleh sebuah perusahaan untuk dapat menghasilkan suatu keuntungan.
2.      Weaknesses atau kelemahan, yakni kelemahan apa yang dimiliki oleh sebuah perusahaan sehingga tidak mampu mengambil peluang dan keuntungan bisnis.
3.      Opportunities atau peluang, merupakan kesempatan-kesempatan yang dimiliki oleh perusahaan untuk dapat tampil mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.
4.      Threats atau ancama, merupakan hal-hal yang akan menjadi ancaman di masa akan datang terkait penyelenggaraan sebuah usaha bisnis. Ancaman bisa dari dalam perusahaan atau dari luar perusahaan. Dari luar perusahaan misalnya munculnya pendatang baru atau adanya kompetitor yang cukup kuat.
Dapat disimpulkan bahwa analisis SWOT adalah perkembangan hubungan atau interaksi antar unsur-unsur internal, yaitu kekuatan dan kelemahan terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang dan ancaman. Didalam penelitian analisis SWOT kita ingin memproleh hasil berupa kesimpulan-kesimpulan berdasarkan ke-4 faktor dimuka yang sebelumnya telah dianalisa 
1.    Strategi Kekuatan-Kesempatan (S dan O atau Maxi-maxi)
Strategi yang dihasilkan padakombinasi ini adalah memanfaatkan kekuatan atas peluang yang telah diidentifikasi.
2.    Strategi Kelemahan-Kesempatan (W dan O atau Mini-maxi)
Kesempatan yang dapat diidentifikasi tidak mungkin dimanfaatkan karena kelemahan perusahaan.
3.      Strategi Kekuatan-Ancaman (S atau T atau Maxi-min)
Dalam analisa ancaman ditemukan kebutuhan untuk mengatasinya.
4.      Strategi Kelemahan-Ancaman (W dan T atau Mini-mini)
Dalam situasi menghadapi ancaman dan sekaligus kelemahan intern, strategi yang umumnya dilakukan adalah “keluar” dari situasi yang terjepit tersebut.

II.           PENGERTIAN ANALISIS INDUSTRI
 Analisis industri merupakan kombinasi antara ekonomi industri dan strategi. Diawali dengan adanya tambahan atas teori organisasi industri oleh Joe S. Bain (1950-an) yang menyatakan bahwa struktur industri tidak hanya terbatas pada ukuran besarnya industri, tetapi juga ditentukan dengan mobilitas hambatan masuk ke dalam industri. Selanjutnya berkembang teori struktur industri yang berdasarkan pada premis bahwa perbedaan tingkat keuntungan perusahaan merupakan fungsi kekuatan pasar yang didorong oleh struktur inter-industri dan intra-industri. Porter menyatakan bahwa kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan situasi yang menguntungkan bagi perusahaan.
Industri jika dikelompokkan menurut jumlah penjual adalah sebagai berikut: monopoli murni, hanya satu perusahaan yang menyediakan produk atau jasa tertentu diwilayah tertentu. Oligopoli Murni, terdiri dari beberapa perusahaan yang memproduksi komoditas yang pada dasarnya sama. Oligopoli yang terdiferensiasi terdiri dari beberapa perusahaan yang memproduksi produk yang terdiferensiasi secara parsial (mobil, kamera), menurut lini mutu, fitur, mode atau pelayanan. Persaingan Monopolistik, banyak pesaing yang mampu mendiferensiasikan tawaran mereka secara keseluruhan atau sebagian. Persaingan Murni, banyak pesaing menawarkan produk dan jasa yang sama.
III.        ANALISIS SWOT DAN PERANNYA DALAM DUNIA BISNIS
            Manfaat Analisa SWOT
            Manfaat apa yang akan didapatkan dengan adanya analisa SWOT tersebut? berikut ini      beberapa diantaranya:
1.      Sebagai panduan bagi perusahaan untuk menyusun berbagai kebijakan strategis terkait rencana dan pelaksanaan di masa akan datang. Dengan adanya analisa ini, maka diharapkan perusahaan akan mampu memilih kebijakan dan rencana terbaik untuk perkembangan bisnis di masa akan datang.
2.      Menjadi bentuk bahan evaluasi kebijakan strategis dan sistem perencanaan sebuah perusahaan. Analisa SWOT akan membantu perusahaan dalam memikirkan berbagai upaya evaluasi kebijakan yang dirasa merugikan dan mana yang menguntungkan. Menetapkan berbagai rancangan terbaru sebagai solusi berbagai masalah yang ditemukan melalui evaluasi analisa SWOT tersebut.
3.      Memberikan informasi mengenai kondisi perusahaan, selanjutnya melalui informasi yang ada tersebut akan menjadi pedoman bagi pemilik perusahaan maupun perancang kebijakan untuk melakukan berbagai kebijakan baru sebagai solusi atas hasil analisa yang sudah ada.
4.      Memberikan tantangan ide-ide baru bagi pihak manajemen perusahaan. Adanya berbagai permasalahan seperti kelemahan, peluang serta kekuatan yang kecil ataupun ancaman dari pihak luar akan mendorong bagian dari manajemen perusahan untuk menemukan berbagai ide kebijakan yang lebih fresh dan akan lebih efektif menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang ada.
Analisis SWOT adalah sebuah alat analisis yang penting bagi seorang wirausahawan dalam memutuskan strategi bersaingnya. Analisis digunakan dalam :
a.       Memasuki sebuah industry baru.
b.      Memutuskan untuk melncurkan produk baru,
c.       Menganalisa posisi perusahaan dalam persaingan saat ini.
d.      Untuk melihat sejauh mana kekuatan dan kelemahan perusahaan.
e.       Membuat keputusan untuk memecahkan masalah yang akan terjadi sehubungan dengan ancaman yang akan datang dan peluang yang bisa diambil.
IV.        ANALISIS INDUSTRI SERTA PERANANYA DALAM DUNIA BISNIS
   Pentingnya Analisis Industri Analisis industry merupakan tahap penting yang perlu dilakukan investor, karena analisis tersebut dipercaya bisa membantu investor untuk mengidentifikasi peluang-peluang investasi dalam industry yang mempunyai karakteristik risiko dan return yang menguntungkan bagi investor.
   Beberapa penelitian yang terkait dengan analisis industry, telah didokumentasikan oleh Reilly dan Brown (1997), dan menghasilkan kesimpulan-kesimpulan seperti berikut ini:
1.      Studi mengenai kinerja tahunan industry, menunjukkan bahwa industry yang berbeda mempunyai tingkat return yang berbeda pula.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa analisis industry itu penting, dan perlu dilakukan untuk mengetahui perbedaan kinerja antar industry, sehingga akan membantu investor dan para analisis untuk mengidentifikasi peluang-peluang yang menguntungkan dan yang tidak menguntungkan
2.      Tingkat return masing-masing industry berbeda di setiap tahunnya.
Dengan demikian, return industry di masa yang akan datang tidak bisa diestimasi dengan hanya menggunakan data return industry masa lalu. Oleh karena itu, analisis dan investor disamping menggunakan data return industry di masa lalu, juga perlu menambahkan dengan beberapa data lain yang relevan untuk mengestimasi return industry di masa yang datang.
3.      Tingkat return perusahaan-perusahaan di suatu industry yang sama terlihat cukup beragam.
Hal ini menunjukkan bahwa analisis industry juga perlu diikuti dengan analisis perusahaan.
4.      Tingkat risiko berbagai industry juga beragam, sehingga analisis dan investor perlu mempelajati dan mengestimasi faktor-faktor risiko yang relevan untuk suatu industry tertentu seperti halnya estimasi return.
5.      Tingkat risiko suatu industry relative stabil sepanjang waktu, sehingga analisis risiko berdasarkan data historis dapat digunakan untuk mengestimasi risiko industry di masa datang.


















DAFTAR PUSTAKA
InfoManfaat. 2012. Manfaat Analisa SWOT dalam Bisnis.                                                               http://infomanfaat.com/275/manfaat-analisa-swot-dalam-bisnis/bisnis. Diakses                    pada 05 Mei 2017
Kasmir. 2013. Kewirausahaan-Edisi Revisi. Jakarta : PT Rajagrafindo Persada
Khambali, Muhammad. 2015. Analisis SWOT, Analisis Industri, Analisis Pesaing.             http://muhkhambali.blogspot.co.id/2015/04/analisis-swot-analisis-industri-dan.html.           Diakses tanggal 26 April 2017.
Hidayat, Rikal. 2014. Analisis Industri.
            https://www.slideshare.net/RikalHidayat/analisis-industri. Diakses pada 05 Mei 2017
Hendro. 2011. Dasar-Dasar Kewirausahaan Panduan Bagi Mahasiswa Untuk                               Mengenal, Memahami, Dan Memasuki Dunia Bisnis. Jakarta : Erlangga


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "RMK ANALISIS SWOT DAN ANALISIS INDUSTRI"

Postingan Populer